Polimer HPAM untuk Pengendalian Mobilitas Banjir Air di Ladang Minyak Matang
Polimer HPAM berbasis poliakrilamida dirancang untuk meningkatkan kualitas genangan air konvensional, meningkatkan efisiensi penyapuan, dan memperpanjang umur produktif ladang minyak yang sudah tua.
Polimer HPAM ini diformulasikan untuk mengendalikan mobilitas waterflood di brownfields dan reservoir yang sudah berumur tua. Dengan meningkatkan viskositas air injeksi dan meningkatkan kesesuaian, hal ini membantu mengalihkan aliran dari garis permeabilitas tinggi dan zona pencuri ke daerah yang tidak tersapu dan mengandung minyak, sehingga menghasilkan pemulihan bertahap dari aset yang ada dengan modifikasi permukaan minimal.
Peran Produk dalam Banjir Air Matang
Di ladang minyak yang sudah matang, genangan air dalam jangka panjang sering kali menyebabkan terjadinya penyaluran, terobosan air lebih awal, dan pemotongan air dalam jumlah besar. Polimer HPAM ini mengubah waterflood standar menjadi operasi gaya polimer-flood, meningkatkan rasio mobilitas air-minyak, menstabilkan bagian depan perpindahan, dan mengurangi oli yang dilewati.
Manfaat Utama
- Meningkatkan rasio mobilitas dengan mengentalkan air injeksi pada dosis polimer rendah.
- Mengurangi penyaluran melalui garis-garis dan patahan dengan permeabilitas tinggi.
- Meningkatkan efisiensi penyapuan di reservoir matang dan heterogen.
- Memperpanjang masa manfaat infrastruktur banjir air yang ada.
- Menawarkan peningkatan bahan kimia yang terukur dan terbukti di lapangan ke operasi konvensional.
Skenario Aplikasi Khas
Menghabiskan banjir dengan WOR tinggi, dimana zona minyak marjinal masih belum tersapu bersih.
Kontras yang kuat dalam hal permeabilitas, memerlukan kontrol mobilitas untuk kesesuaian vertikal yang lebih baik.
Lahan yang sudah memiliki fasilitas injeksi air memerlukan pemulihan tambahan dengan CAPEX rendah.
Karakteristik Teknis
Polimer disuplai sebagai bubuk butiran yang mengalir bebas dengan berat molekul tinggi dan karakter ionik yang dirancang agar sesuai dengan air injeksi umum.
| Parameter | Kisaran Khas |
|---|---|
| Penampilan | Bubuk butiran berwarna putih pucat |
| Berat Molekul | 5–22 juta (tergantung kelas) |
| Tipe Ionik | HPAM anionik (tersedia tipe lain) |
| Konten Padat | ≥ 89% |
| Monomer Sisa | ≤ 0,05% |
| Ukuran Partikel | 20–100 jaring |
| Konsentrasi Kerja | 0,05% – 0,5% b/b |
| pH (larutan 1%) | Kira-kira. 6 – 8 |
| Kemasan | Tas 25 kg / Tas jumbo 750 kg |
Desain & Implementasi
Pengendalian mobilitas yang berhasil memerlukan integrasi pemahaman geologi, reservoir, dan fasilitas permukaan. Alur kerja teknik yang umum meliputi:
- Menyaring calon pola dan sumur berdasarkan pemotongan air dan saturasi minyak yang tersisa.
- Melakukan uji banjir inti dan reologi dengan air formasi.
- Mendefinisikan ukuran slug, konsentrasi polimer, dan strategi injeksi.
- Perencanaan peluncuran bertahap: pola percontohan → perluasan → penerapan di seluruh lapangan.
Persiapan & Injeksi Solusi
HPAM harus terhidrasi di bawah geseran terkendali untuk membuka viskositas penuh dan menghindari kerusakan polimer.
Konsentrasi Kerja yang Khas
Untuk pengendalian mobilitas banjir, larutan biasanya disiapkan antara 0,05% dan 0,3% berat, disesuaikan dengan permeabilitas reservoir, salinitas, dan viskositas target.
Pedoman Pemantauan Lapangan
- Lacak tren tekanan injeksi dan pola injeksi.
- Pantau pemadaman air, WOR, dan respons produksi minyak dari waktu ke waktu.
- Amati kadar polimer yang dihasilkan di tempat pengambilan sampel tersedia.
- Sesuaikan konsentrasi polimer atau ukuran slug berdasarkan hasil uji coba.
Sekilas
- Polimer HPAM untuk peningkatan genangan air matang
- Dirancang untuk kontrol mobilitas dan peningkatan sapuan
- Kompatibel dengan sistem air injeksi biasa
- Cocok untuk uji coba skala pola dan proyek lapangan penuh
Keuntungan Operasional
- Menggunakan infrastruktur injeksi air yang ada.
- CAPEX tambahan yang relatif rendah vs. pengeboran baru.
- Dapat disetel pola demi pola untuk dampak maksimal.
- Mendukung penambahan oli tanpa perubahan proses besar.
Penyimpanan & Penanganan
- Simpan di gudang yang kering, sejuk, dan berventilasi.
- Lindungi tas dari kelembapan dan kerusakan fisik.
- Jaga agar kemasan tetap tersegel sampai digunakan.
- Gunakan masker debu dan kacamata pelindung selama penanganan.

